WUJUDKAN MIMPI BEBAS DBD

Sebagai Negara beriklim tropis, Indonesia dikenal memiliki musim hujan dan kemarau. Iklim khas daerah khatulistiwa ini kerap mengundang daya pikat bagi para turis mancanegara. Namun dibalik pikatnya, ternyata di iklim ini penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) marak terjadi.

Berasal dari bahasa Swahili, dengue berarti penyakit dari setan. Karena penderitanya merasa sakit ditulang, serasa mau patah-patah, disebut break bone fever yang menjadi gejala umum selain panas tinggi. Penyakit DBD selalu terjadi setiap tahun, kerap menyebabkan kematian. Ada dua penyebab utamanya, yaitu perubahan iklim dan kurang pedulinya masyarakat terhadap kesehatan dan kondisi lingkungan. DBD paling banyak terjadi pada masa pancaroba, karena tidak ada seorang pun yang dapat mengelak cuaca ini. Cuaca yang berganti cepat dari panas ke hujan lalu panas lagi dalam sehari atau dua hari menjadi kondisi yang memungkinkan jentik nyamuk Aedes Aegypti berkembang pesat.

Karena itu berbahayanya penyakit menular ini, tidak heran Depkes menerapkan indicator kesehatan masyarakat dengan terbebasnya masyarakat dari kejadian luar biasa DBD. Bahkan pemerintah memiliki harapan angka kematian karena DBD, tidak lebih dari satu persen dari jumlah penderita demam berdarah. 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: