KESALAHAN FATAL PENGGUNAAN TURBO

Banyak yang mengakui “kesaktian” turbo. namun banyak yang trauma menggunakan turbo. semua itu berawal dari kebiasaan yang salah saat menggunakan mesin turbo.

1. Oli. Oli adalah darahnya mesin, oli juga disirkulasikan ke turbo. Maka oli yang tidak baik akan memperpendek umur, apalagi bila turbonya bukan yang menggunakan ball bearing melainkan menggunakan bushing.

2. Cara mematikan mesin. banyak orang yang masih menganut aliran sesat dalam mematikan mesin. Throttle dibuka (Gas diinjek) untuk naikin RPM mesin lalu pedal gas dilepas langsung dibarengi dengan mematikan mesin. Ini melanggar Hak Asasi Turbo man..!!! Ingat, Turbo berputar 10 – 15 kali RPM mesin. kalo pas mesin di gas sebelum dimatikan, otomatis turbo juga naik RPMnya. Tiba tiba mesin mati, yang mana otomatis pompa sirkulasi oli juga mati seketika padahal turbo masih ada momen putar tersisa (inersia) karena Turbo berputar 10 – 15 kali RPM mesin. Jadi saat mesin mati, Turbo masih berputar beberapa saat tanpa pelumasan….!!!

Yang benar, biarkan mesin idle (mesin berputar stasioner) sesaat sebelum dimatikan, dan selama periode idle tersebut, HARAM HUKUMNYA memainkan pedal gas.

Setelah idle 30 detik s/d 2 menit, barulah mesin dimatikan. tujuannya, memberikan kesempatan turbo untuk menurunkan RPM hingga RPM terrendah. hasilnya, Turbo lebih awet.

Kalau mau aman, pasang saja Turbo Timer. Alat ini menjaga mesin tetap hidup beberapa saat sesuai waktu yang telah ditentukan, walau kunci kontak telah dicabut. Saat timer habis, otomatis mesin mati sendiri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: