PD terancam sepi

Perhelatan Piala Dunia pertama di Benua Afrika dikhawatirkan berlangsung menyedihkan. Ajang sepak bolaterakbar sejagat yang akan berlangsung sekitar dua bulan lagi, diperkirakan akan sepi penonton karena masih ada sekitar 500 ribu tiket yang belum terjual.

Afrika Selatan yang menjadi negara penyelenggara Piala Dunia 2010, 11 Juni – 11 Juli, menyediakan 10 stadion yang tersebar di sembilan kota. Diantaranya adalah Kota Johannesburg, Durban, Cape Town, Port Elizabeth, dan Blomfontein.

FIFA selaku pemilik event Piala Dunia pun telah menginstruksikan panitia penyelenggara untuk bekerja ekstra keras menjual tiket pertandingan yang jumlahnya masih berlimpah. Tiket akan dijual di sejumlah counter di seluruh negeri, termasuk supermarket dan bank. Penjualan langsung ini akan dimulai pada 15 April nanti.

Banyaknya tiket yang belum laku terjual disebabkan sistem penjualan online yang tidak sesuai dengan kondisi masyarakat setempat. Secara umum, masyarakat Afrika Selatan miskin, tidak memiliki kartu kredit, dan tidak biasa membeli tiket melalui internet.

Sebanyak 2,2 juta lembar tiket telah terjual sejak pemesanan dimulai. Fans tuan rumah membeli lebih dari 925 ribu lembar tiket, disusul dengan Amerika Serikat yang sudah memborong hampir 119 ribu lembar tiket. Selanjutnya Inggris di urutan ketiga yang sudah memesan tiket dengan total lebih dari 67 ribu lembar.

Jumlah tersebut sebenarnya cukup mengagetkan karena tidak jauh berbeda dengan rata-rata penonton yang mengadiri laga kandang Manchester United. Jerman, yang empat tahun lalu menjadi tuan rumah Piala Dunia, berada dalam peringkat keempat dalam pemburuan tiket, dengan lebih dari 32 ribu lembar yang terjual.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: